Postingan

Sepenggal Kisah Tentang Kita

Bismillah... Kali ini aku ingin bercerita. Bukan tentang cinta, bukan soal romansa, bukan tentang dia dia dan dia, tapi tentang kita. Keluarga kecil yang kumiliki di BEM Kimia. Kami dipertemukan dalam satu nama, para pengusaha muda. Kisah ini dimulai dari awal fiksasi keluarga BEM Kimia 2016/2017, awal tatap muka kita. Saat pertama aku mengenal kalian... Ah sepertinya aku salah. Halaman pertama kisah ini sudah dimulai jauh sebelum adanya fiksasi maupun open recruitmen anggota BEM, tapi sejak kalian pertama masuk di Universitas Negeri Jakarta, bertemu dengan kami para panitia MPAJ Kimia. Saat itu aku masih seorang adik kecil di BEMJ Kimia yang masih sering minta dirangkul dan dipapah untuk menjalankan amanah yang dititipkan-Nya padaku. Bukan, bukan adik kecil yang baru pandai merangkak. Tapi adik kecil yang sebenarnya sudah mampu berjalan namun masih memiliki ketakutan untuk melangkah jauh. Adik kecil yang dipaksa untuk menjadi dewasa karena kata kakak-kakak kami, "Sekarang k...

Merajut Indahnya Cinta Bersama BEMJ Kimia

Bismillah...             Rumah adalah sebuah tempat bernaung, sebuah tempat penuh cerita, terkumpulnya suka dan duka, dan sebuah atap yang menyatukan sebuah keluarga yang memiliki satu visi yang sama. Sementara keluarga adalah tokoh yang mewarnai hari kita dengan berbagai cerita mulai dari tangis hingga tawa, berbagi manis dan pahit bersama, serta tokoh yang mengajari banyak hal kepada kita untuk memberikan "sesuatu" pengalaman berharga untuk kita di masa yang akan datang. Dan disinilah saya saat ini berada, sebuah rumah tanpa atap dan dinding tetapi menyediakan sebuah keluarga yang luar biasa untuk saya, keluarga BEMJ Kimia. Mereka keluarga yang mampu mengajarkan banyak arti hidup dengan memainkan peran mereka sesuai karakternya.             Menurut pandangan orang awam dan ini merupakan penilaian saya juga dahulu, BEM hanyalah ajang terbuka untuk orang-orang yang "numpang...

Pemuda yang Dirindukan Bangsa

Bismillah “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” –Ir. Soekarno             Hanya dengan membaca quotes di atas kita dapat melihat betapa besarnya peranan pemuda bagi dunia, betapa berharganya pemuda bagi kemajuan bangsa, serta betapa dibutuhkannya peranan pemuda dalam perbaikan peradaban. Pemuda adalah benih-benih kehidupan, sosok-sosok yang masih memiliki semangat tinggi, sosok yang masih mempunyai jiwa yang membara, yang dinilai mampu untuk merubah suatu peradaban menjadi lebih baik.       Lalu, bagaimanakah gambaran pemuda Indonesia saat ini? Bisa kita lihat jumlah pemuda Indonesia mencapai setengah dari jumlah keseluruhan penduduk di Negara ini. Namun, sudah banyakkah perubahan yang mereka ciptakan? Kebanyakan pemuda sekarang hanya sibuk berdiam diri di rumah beralaskan kasur dengan fasilitas wifi dan sibuk m...

Tiga Hari dalam Rangkaian Agenda PKMU 1

Bismillah…             Melalui essai singkat ini saya ingin membagikan ilmu yang saya dapatkan dalam rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa UNJ yang dilaksanakan pada tanggal 17-19 Juni 2016.             Pada hari pertama rangkaian PKMU yang dilaksanakan di Gedung E UNJ, saya berhalangan hadir dikarenakan waktunya bersamaan dengan UAS. Sehingga saya sedikit merangkum dari apa yang dijabarkan teman-teman lain yang dapat hadir pada hari tersebut. Acara dimulai pada pukul 13.30 WIB yang dibuka dengan menyanyikan lagu Ind onesia Raya dan Totalitas Perjuangan. Materi yang dibahas pada hari itu mengenai “Manajemen isu dan opini publik”, dengan narasumber yaitu Bapak Muhammad Tri Andika selaku mantan ketua BEM UI, dan dimoderatori oleh kak Rokhi Robani.             Pemateri menjabarkan bahwa saat ini orang melihat bahw...

Tiga Hari yang Tak Terlupakan

Gambar
Bismillah..             Pada hari ini saya akan me- resume rangkaian kegiatan PKMF 2 yang berlangsung di puncak, Bogor tanggal 29-31 Mei 2015. Rangkaian acara PKMF ini dimulai dengan upacara pelepasan pada tanggal 29 Mei pukul 15.30 WIB. Saya yang pada hari itu melaksanakan ujian MKU tidak bisa ikut menghadiri upacara tersebut dan diwakili salah satu anggota kelompok saya yang lain. Sehubungan karena beberapa anggota kelompok saya yang lain masih ada kelas sampai pukul 17.30 WIB, kami pun memutuskan untuk berangkat bersama ke Bogor seusai sholat maghrib berjamaah. Kebetulan saat itu ada 6 anggota kelompok kami yang bisa ikut. Kelompok saya berangkat dengan beberapa kelompok lain dengan menggunakan metromini ke arah Manggarai. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan dari stasiun Manggarai menuju stasiun Bogor dan sholat Isya di stasiun Bogor sebelum melanjutkan perjalanan ke villa. Kami menuju villa dengan mencharter tiga buah ...

Urgensi Kaderisasi

Gambar
Bismillah…             Pada hari ini saya akan memberikan sedikit resume tentang acara pra PKMF yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 16 Mei 2015. Pada saat pra PKMF ini, kebetulan saya berhalangan hadir karena ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggal. Saya mendapatkan materi ini dari anggota kelompok saya yang lain yaitu Muhammad Yan Handoko dan Litia Dita Mulyar (kesalahan nama mohon dimaafkan). Berdasarkan info yang bisa saya dapatkan, acara pra PKMF yang diagendakan mulai pukul 9.00 WIB di ruang 1.6-1.7 ini harus diundur hingga pukul 10.00 WIB karena masih banyak peserta yang belum hadir. Para peserta diminta untuk mengisi presensi kehadiran dulu sebelum masuk ruangan. Acara dibuka oleh kak Faik selaku MC hari itu dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci alquran oleh saudara Andri. Acara itu dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana PKMF, kak Ichsan Nur Darmawan lalu disusul dengan sambutan dari kak Arief Setiawa...

Apa Kabar Pendidikan Indonesia?

Gambar
Bismillah…             Hari ini saya akan me- resume hasil PKMF 1 pada hari Sabtu, 23 Mei 2015. Acara PKMF yang semula diagendakan mulai pukul 9.00 WIB baru dimulai pada pukul 09.30 WIB. Saya yang kebetulan berhalangan hadir tepat waktu karena suatu urusan baru bisa hadir di tempat pelaksanaan PKMF 1 pada pukul 10.00 WIB. Saat tiba di TKP, saya disambut oleh kakak-kakak panitia yang menjaga presensi kehadiran peserta. Saya yang lupa dengan aturan dresscode hari ini dan memakai rok jeans mendapat teguran dari salah seorang kakak. Setelah mengisi presensi kehadiran, saya dipersilahkan masuk oleh panitia. Selanjutnya agenda penyampaian materi oleh Kak Ferly Ferdyant, S.E. dengan tema pendidikan kontemporer. Berikut adalah rangkuman penyampaian materi yang disampaikan o leh Kak Ferly. Dari pendidikan kita bisa mengetahui bagaimana Sumber Daya Manusia di suatu Negara dan bagaimana intelektual bangsa di Negara tersebut. Pendidika...